Madu Asli Baduy Laku di Jakarta

Madu Baduy telah lama dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit. Di antaranya, asam urat, rematik, kurang darah hingga batu ginjal.

Madu hutan khas Baduy, pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, rupanya laku di Jakarta. Memang, madu Baduy telah lama dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit. Di antaranya, asam urat, rematik, kurang darah hingga batu ginjal. Juga meningkatkan stamina tubuh.

“Selama ini permintaan madu Baduy cukup tinggi. Bahkan, banyak warga Jakarta datang ke sini, namun produksi sangat terbatas,” kata Saman (55) warga Kaduketug, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, kemarin.

Saat ini, jelasnya, produksi madu hutan tidak menentu. Sebab, produksi madu hanya bergantung pada lebah yang berkembang biak di pohon-pohon besar di Gunung Kendeng, kawasan tanah hak ulayat Baduy.

“Apabila hewan lebah itu sudah berproduksi, baru dapat diambil,” paparnya.

Menurut dia, produksi madu dilakukan dengan cara tradisional. Madu diambil dari sarang (odeng -red), untuk dikeluarkan cairannya.

“Kami jika mengambil madu hutan bisa mencapai tiga sampai lima botol. Lalu dijual Rp60 ribu per botol,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Industri, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kabupaten Lebak, Herisnen, mengatakan, pihaknya terus mendorong usaha kerajinan Baduy, termasuk madu hutan.

Apalagi, dia menjelaskan, jiwa kewirausahaan para pedagang madu cukup tinggi. Sehingga tidak begitu sulit untuk dibina.

Sumber: BeritaSatu [dot] com

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *